Pemaknaan Kreator Konten Ibu dalam Mempublikasikan Aktivitas Pumping ASI di Media Sosial TikTok

Kifta, Gabriella Meltina (2026) Pemaknaan Kreator Konten Ibu dalam Mempublikasikan Aktivitas Pumping ASI di Media Sosial TikTok. S1 thesis, Universitas Kristen Indonesia.

[img] Text (Hal_Judul_Daftar_Isi_Daftar_Tabel_Daftar_Gambar_Daftar_Singkatan_Daftar_Lampiran_Abstrak)
HalJudulDaftarIsiDaftarTabelDaftarGambarDaftarSingkatanDaftarLampiranAbstrak.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB)
[img] Text (BAB_I)
BABI.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (4MB)
[img] Text (BAB_II)
BABII.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (797kB)
[img] Text (BAB_III)
BABIII.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (527kB)
[img] Text (BAB_IV)
BABIV.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (378kB)
[img] Text (Daftar_Pustaka)
DaftarPustaka.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (400kB)
[img] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB)

Abstract

Praktik pumping ASI kini semakin sering dibagikan sebagai bagian dari pengalaman privat di ruang digital. Aktivitas yang sebelumnya dipandang sebagai ranah privat perlahan bergeser menjadi konsumsi publik melalui media sosial, khususnya TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perubahan cara perempuan memaknai tubuh, identitas, serta ruang digital sebagai medium ekspresi diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi, serta melibatkan 10 informan yang merupakan ibu menyusui sekaligus kreator konten. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam untuk menggali pengalaman subjektif para informan secara lebih komprehensif. Selain itu, penelitian ini menggunakan Self Disclosure Theory untuk memahami bagaimana individu membuka informasi privat di ruang publik digital, khususnya terkait pengalaman menyusui dan aktivitas pumping. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model analisis dari Strauss dan Corbin meliputi pengodean terbuka (open coding), pengodean berporos (axial coding), dan pengodean selektif (selective coding). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreator konten ibu menyusui memaknai aktivitas pumping ASI di TikTok sebagai praktik keibuan yang bersifat multidimensional. Para informan memandang publikasi aktivitas pumping tidak hanya sebagai bentuk dokumentasi pengalaman menyusui, tetapi juga sebagai sarana refleksi diri. Selain itu, praktik ini berperan dalam membangun solidaritas antaribu, menormalisasi aktivitas pumping di ruang publik, serta memperluas maknanya sebagai praktik keibuan yang memiliki nilai sosial, edukatif, dan ekonomi di era digital. Temuan ini juga menunjukkan adanya pergeseran batas antara ruang privat dan publik yang semakin kabur, di mana pengalaman privat menjadi bagian dari narasi kolektif. Hal ini menunjukkan bahwa media sosial memiliki peran yang penting dalam membentuk kembali cara pandang masyarakat terhadap aktivitas keibuan di era digital. / The practice of breastfeeding pumping is increasingly being shared as part of private experiences in digital spaces. An activity previously viewed as strictly private has gradually shifted into public consumption through social media, particularly TikTok. This study aims to describe how women reframe their bodies, identities, and digital spaces as mediums for self-expression. Utilizing a descriptive qualitative approach with a phenomenological method, this research involved 10 informants who are both breastfeeding mothers and content creators. Data collection was conducted through in-depth interviews to comprehensively explore the informants' subjective experiences. Additionally, this study employs Self-Disclosure Theory to understand how individuals disclose private information in digital public spaces, specifically regarding breastfeeding and pumping activities. The gathered data were analyzed using the model by Strauss and Corbin, which includes open coding, axial coding, and selective coding. The findings indicate that breastfeeding content creators view breast pumping on TikTok as a multidimensional practice of motherhood. The informants perceive the publication of pumping activities not only as a way to document their breastfeeding journey but also as a tool for self-reflection. Furthermore, this practice plays a vital role in building solidarity among mothers, normalizing pumping in public spaces, and broadening its meaning as a maternal practice that holds social, educational, and economic value in the digital era. These findings also highlight a blurring boundary between private and public spheres, where private experiences become part of a collective narrative. This suggests that social media plays a significant role in reshaping society's perspective on motherhood in the digital age.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorLase, Formas JuitanNIDN306108902formas.juitan@uki.ac.id
Subjects: SOCIAL SCIENCES > The Family. Marriage. Women > Women. Feminism
TECHNOLOGY > Technology (General) > Communication of technical information
Divisions: FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Ms Gabriella Meltina Kifta
Date Deposited: 29 Jul 2026 02:50
Last Modified: 29 Jul 2026 02:50
URI: http://repository.uki.ac.id/id/eprint/23115

Actions (login required)

View Item View Item