Komodifikasi Tubuh Perempuan Melalui Konten Cosplay di Aplikasi Tiktok

Piris, Hanna Karen (2023) Komodifikasi Tubuh Perempuan Melalui Konten Cosplay di Aplikasi Tiktok. S1 thesis, Universitas Kristen Indonesia.

[img] Text (Hal_Judul_Daftar_Isi_Daftar_Tabel_Daftar_Gambar_Daftar_Lampiran_Abstrak)
HalJudulDaftarIsiDaftarTabelDaftarGambarDaftarLampiranAbstrak.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (9MB)
[img] Text (BAB_I)
BABI.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB)
[img] Text (BAB_II)
BABII.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB)
[img] Text (BAB_III)
BABIII.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB)
[img] Text (BAB_IV)
BABIV.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB)
[img] Text (BAB_V)
BABV.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB)
[img] Text (Daftar_Pustaka)
DaftarPustaka.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB)
[img] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB)

Abstract

TikTok menjadi salah satu aplikasi yang digunakan banyak orang untuk mendapatkan keuntungan, terlihat adanya peningkatan penggunaan aplikasi TikTok di Indonesia sebesar 99,1 juta orang per April 2022. Salah satu yang menjadi aspek dari peningkatan tersebut karena adanya fitur live streaming yang menguntungkan pengguna TikTok dengan fitur memberikan gift (hadiah) yang tersedia di dalamnya, yang nantinya hadiah tersebut bisa diuangkan. Maka dari itu peneliti melihat adanya perubahan nilai guna di konten yang mereka buat menjadi nilai tukar untuk bisa mendapatkan keuntungan tersebut. Adapun fokus peneliti dalam melakukan penelitian ini yaitu peneliti ingin melihat bagaimana perempuan mengkomodifikasi konten tubuh mereka di media sosial TikTok. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilakukan dengan meotde wawancara secara mendalam kepada informan yang dimana peneliti memilih cosplayer sebagai informan dari penelitian ini, tidak hanya itu peneliti juga menggunakan metode dokumen untuk melengkapi hasil wawancara yang peneliti lakukan. Temuan yang peneliti dapatkan dari hasil penelitian ini adalah adanya komoditi yang menjadi aspek terpenting untuk melakukan komodifikasi konten tersebut, selain itu adanya konstruk realitas yang digunakan media sehingga walaupun para informan ingin mengekspresikan dirinya dengan bebas hal tersebut tidak akan bisa lepas dari komentar negatif yang mengarah kepada pelecehan seksual. Berdasarkan hasil penelitian menyimpulkan bahwa peneliti menemukan adanya komodititas konten yang mereka lakukan untuk mendapatkan keuntungan oleh para informan ditandai dengan mereka bisa melakukan live streaming, dan mendapatkan keuntungan berupa uang yang mereka dapatkan lewat gift (hadiah) yang diberikan sewaktu informan melakukan live streaming. / TikTok is one of the applications that many people use to make a profit, it can be seen that there is an increase in the use of the TikTok application in Indonesia by 99.1 million people as of April 2022. One aspect of this increase is because of the live streaming feature that benefits TikTok users with the feature of giving gifts that are available in it, which later the prizes can be calculated into money. Therefore, researchers see changes in the use value of the content they make into exchange rates to be able to get these benefits. The focus of researchers in conducting this study is that researchers want to see how women commodify their body content on TikTok social media. In this study, researchers used a descriptive qualitative approach which was carried out by conducting in-depth interview methods with informants where researchers chose cosplayers as informants from this study, not only that researchers also used document methods to complement the results of interviews that researchers conducted. The findings that the researchers obtained from the results of this study are that the existence of commodities is the most important aspect to commodify the content, in addition to the reality construct used by the media so that even if informants want to express themselves freely, it will not be able to escape negative comments that lead to sexual harassment. Based on the results of the study concluded that researchers found a commodity content that they did to make a profit. Through the content they do by using the creativity of their content ideas to attract followers. The results of the commodities felt by the informants are marked by them being able to live stream, and get benefits in the form of money they get through (gifts) gifts given when informants live stream.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorLase, Formas JuitanNIDN0306108902formas.juitan@uki.ac.id
Additional Information: Nomor Panggil : T.A 005.3 Han k 2023
Subjects: LANGUAGE AND LITERATURE
TECHNOLOGY > Technology (General) > Communication of technical information
Divisions: FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Users 3479 not found.
Date Deposited: 04 Oct 2023 07:22
Last Modified: 26 Jan 2024 03:08
URI: http://repository.uki.ac.id/id/eprint/12409

Actions (login required)

View Item View Item