Pendidikan Ekologis Menurut Kejadian 1-2 Sebagai Upaya Pendidikan Kesadaran Lingkungan Di Kalangan Mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Agama Kristen Stt Global Glow Indonesia

PASANG, AGUSTINA (2025) Pendidikan Ekologis Menurut Kejadian 1-2 Sebagai Upaya Pendidikan Kesadaran Lingkungan Di Kalangan Mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Agama Kristen Stt Global Glow Indonesia. S2 thesis, Universitas Kristen Indonesia.

[img] Text (Hal_Cover_Judul_Daftar_Isi_Abstrak)
HalCoverJudulDaftarIsiAbstrak.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB)
[img] Text (BAB_I)
BABI.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (431kB)
[img] Text (BAB_II)
BABII.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (880kB)
[img] Text (BAB_III)
BABIII.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (527kB)
[img] Text (BAB_IV)
BABIV.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (713kB)
[img] Text (BAB_V)
BABV.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (395kB)
[img] Text (DAFTAR_PUSTAKA)
DAFTARPUSTAKA.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (513kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB)

Abstract

Pendidikan berkaitan dengan lingkungan sosial dan ekosistem yang lebih luas, seperti halnya krisis ekologi, dapat dikatakan bahwa kondisi ini juga menunjukkan adanya krisis dalam hubungan manusia dengan lingkungan hidup, termasuk kegiatan eksploitasi sumber daya alam. Permasalahan ekologi bukan hanya permasalahan sosial, ekonomi atau lingkungan hidup manusia saja tetapi juga permasalahan kemiskinan yang berakar pada krisis moral manusia, namun topik ekologi masih kurang mendapat perhatian dari pihak gereja, para teolog Kristen, tenaga pengajar termasuk lembaga pendidikan yang dapat menjadi sumber permasalahan. dilihat dari kurangnya literatur. yang membahas tentang ekologi bahkan kajian mengenai ekologi baik di lingkungan gereja maupun lembaga pendidikan kristen dalam hal ini Sekolah Tinggi Teologi (STT) termasuk Perguruan Tinggi Kristen lainnya. Pertanyaan penelitian yang diajukan: Pertama, apa makna pendidikan ekologi menurut Kejadian 1-2? Kedua, apa yang dimaksud dengan budaya sadar lingkungan? Ketiga, bagaimana pendidikan ekologi menurut Kejadian 1-2 sebagai upaya mendidik budaya sadar lingkungan pada mahasiswa Program Studi Sarjana PAK STT Global Glow Indonesia? Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi karena berupaya mengeksplorasi budaya masyarakat yang berkembang dari waktu ke waktu, meliputi bahasa, ritual, struktur, ekonomi politik, tahapan kehidupan, interaksi dan gaya komunikasi. Pendekatan penelitian ini juga dipadukan dengan teks eksposisi yang menjadi sasaran utama dan beberapa fokus penelitian dalam hal ini berasal dari Kejadian 1-2. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah memahami konsep pendidikan ekologi dimana ekologi tidak lepas dari proses penciptaan dalam Kejadian 1-2 yang menjadi dasar pemahaman ekologi. Pendidikan ekologi dalam Kejadian 1-2 mencakup seluruh alam termasuk manusia yang diciptakan oleh Tuhan dan memberikan manusia kemampuan untuk memeliharanya dengan tetap menekankan peran manusia sebagai aktor ekologi atau dengan kata lain peserta didik adalah aktor dalam pendidikan ekologi. yang menjalankan perannya sebagai agen perubahan dengan membawa gerakan. atau berubah menjadi lebih baik. Amanat pendidikan ekologi dalam Kejadian 1:28 mengacu pada perintah Tuhan untuk bertanggung jawab menjaga dan memelihara kelestarian bumi, misalnya dengan mendidik masyarakat agar peduli terhadap permasalahan lingkungan hidup. Peneliti juga menyimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswa Program Studi S1 PAK STT Global Glow Indonesia mempunyai pemahaman yang cukup mengenai kesadaran lingkungan sebagai suatu keadaan dimana seseorang mempunyai pengetahuan yang mendalam tentang hal-hal yang mempengaruhi dirinya, terlihat dari perilaku dan sikapnya atau dengan kata lain, kesadaran lingkungan hidup terlihat dari pengetahuan yang dimilikinya, terlihat pada cara menyikapi lingkungan dan perilaku terhadap lingkungan, kesadaran lingkungan erat kaitannya dengan etika, nilai-nilai budaya tradisional dan modern, berkaitan dengan pendidikan termasuk peraturan dan kebijakan pemerintah. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pemahaman ekologi dan budaya ekologi dapat dibentuk melalui pendidikan ekologi yang berbasis pada nilai-nilai agama. Dengan demikian mahasiswa dapat memahami pengertian ekologi dan mengembangkan perilaku ramah lingkungan sehingga membentuk budaya sadar lingkungan yang kuat di kalangan mahasiswa khususnya mahasiswa S1 PAK STT Global Glow Indonesia. Beberapa implikasi hasil penelitian terhadap budaya kesadaran lingkungan di kalangan mahasiswa Prodi S1 PAK antara lain: Mengintegrasikan materi pendidikan ekologis ke dalam kurikulum pendidikan sehingga mahasiswa dapat memahami prinsip-prinsip ekologis dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari serta mengembangkan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan partisipatif sehingga mahasiswa dapat lebih aktif salam proses belajar dan mengembangkan keterampilan ekologis, mengadakan kelas, seminar atau ceramah yang membahas isu-isu ekologis masa kini dan melibatkan mahasiswa dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat ekologis. Pendidikan ekologis menurut Kejadian 1-2 dapat menjadi upaya efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan mahasiswa S1 PAK STT Global Glow Indonesia.. Adapun budaya ekologis di STT Global Glow Indonesia antara lain dengan menyediakan tempat sampah di setiap ruangan baik ruang dosen, ruang kelas termasuk ruang pimpinan dan perpustakaan, mengelola bank sampah dengan memisahkan sampah organic dan non organic, pengurangan penggunaan botol plastic di mana hampir semua dosen dan mahasiswa membawa botol minum (tumbler), membersihkan ruangan sebelum jam kantor berakhir demikian halnya mahasiswa yang membersihkan, merapikan kelas pasca perkuliahan / Education is related to the social environment and the wider ecosystem, as is the case with the ecological crisis, it can be said that this condition also shows that there is a crisis in the relationship between humans and the environment, including activities to exploit natural resources. Ecological problems are not only social, economic or human environmental problems but also problems of poverty which are rooted in human moral crises, however, the topic of ecology still receives little attention from the church, Christian theologians, teaching staff including educational institutions which can be seen from the lack of literature. which discusses ecology and even studies on ecology both in the church environment and Christian educational institutions, in this case the College of Theology (STT) including other Christian Universities. Research questions asked: First, what is the meaning of ecological education according to Genesis 1-2? Second, what is the culture of environmental awareness? Third, how is ecological education according to Genesis 1-2 an effort to educate the culture of environmental awareness among students of the PAK STT Global Glow Indonesia Undergraduate Study Program? This research uses qualitative research with an ethnographic approach because it seeks to explore a society's culture that develops over time, including language, rituals, structures, political economy, stages of life, interactions and communication styles. This research approach is also combined with text exposition which is the main target and some of the research focus in this case comes from Genesis 1-2. The findings of this research indicate that the majority of students have understood the concept of ecological education where ecology cannot be separated from the creation process in Genesis 1-2 which is the basis for understanding ecology. Ecological education in Genesis 1-2 covers the entire natural world, including humans, which were created by God and gives humans the power to maintain it while emphasizing the role of humans as ecological actors, or in other words, students are actors in ecological education who carry out their role as agents of change by bringing movement. or change for the better. The mandate for ecological education in Genesis 1:28 refers to God's command to be responsible for maintaining and maintaining the sustainability of the earth, for example by educating other people to care about environmental issues. Researchers also concluded that the majority of PAK STT Global Glow Indonesia Undergraduate Study Program students have sufficient understanding of environmental awareness as a condition where a person has in-depth knowledge about things that influence him, visible in his behavior and attitudes or in other words, environmental awareness can be seen from the knowledge he has, visible in how to respond to the environment and behavior towards the environment, environmental awareness is closely related to ethics, traditional and modern cultural values, related to education, including government regulations and policies. The research results also show that ecological understanding and ecological culture can be formed through ecological education based on religious values. In this way, students can understand the meaning of ecology and develop environmentally friendly behavior so as to form a strong culture of environmental awareness among students, especially undergraduate students at PAK STT Global Glow Indonesia. Some of the implications of research results on the culture of environmental awareness among PAK Undergraduate Study Program students include: Integrating ecological education material into the education curriculum so that students can understand ecological principles and apply them in everyday life as well as developing learning methods that are more interactive and participatory so that Students can be more active in the learning process and develop ecological skills, holding classes, seminars or lectures that discuss current ecological issues and involving students in ecological activities. Ecological education according to Genesis 1-2 can be an effective effort in increasing environmental awareness among undergraduate students at PAK STT Global Glow Indonesia. The ecological culture at STT Global Glow Indonesia includes, among other things, providing rubbish bins in every room, including lecturers' rooms and classrooms. management room and library, managing waste banks by separating organic and non-organic waste, reducing the use of plastic bottles where almost all lecturers and students bring drinking bottles (tumblers), cleaning the room before office hours end as well as students cleaning, tidying up the classroom after lectures

Item Type: Thesis (S2)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorBoiliu, Noh IbrahimNIDN031197901nohibrahim.boiliu@uki.ac.id
Thesis advisorWiryadinata, HalimNIDN2321097601halim.wiryadinata@uki.ac.id
Subjects: PHILOSOPHY. PSYCHOLOGY. RELIGION > The Bible > Old Testament
EDUCATION > Special aspects of education > Social aspects of education > Higher education and the state
EDUCATION > Special aspects of education > Moral and religious education > Religion and education. Education under church control > Christian education. Church education
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA > Magister Pendidikan Agama Kristen
Depositing User: Ms Agustina Pasang
Date Deposited: 09 Sep 2026 07:40
Last Modified: 09 Sep 2026 07:40
URI: http://repository.uki.ac.id/id/eprint/23685

Actions (login required)

View Item View Item