Gambaran Penerimaan Diri Siswa Kelas VIII Di SMP Negeri 49 Jakarta Timur

Frettysius, Jherryhall (2019) Gambaran Penerimaan Diri Siswa Kelas VIII Di SMP Negeri 49 Jakarta Timur. S1 thesis, Universitas Kristen Indonesia.

[img]
Preview
Text (Hal_Judul_Abstrak_Daftar_Isi_Daftar_Daftar_Tabel_Daftar_Gambar)
Hal_Judul_Abstrak_Daftar_Isi_Daftar_Daftar_Tabel_Daftar_Gambar.pdf

Download (645kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB_I)
BAB_I.pdf

Download (446kB) | Preview
[img] Text (BAB_II)
BAB_II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (476kB)
[img] Text (BAB_III)
BAB_III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (358kB)
[img] Text (BAB_IV)
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (257kB)
[img] Text (BAB_V)
BAB_V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (225kB)
[img]
Preview
Text (Daftar_Pustaka)
Daftar_Putsaka.pdf

Download (224kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan metode pusposive sampling. Instrumen pengumpulan data dilakukan menggunakan pemberian instrumen kepada seluruh siswa kelas VIII. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Penerimaan diri adalah penerimaan keberadaan diri sendiri, menghargai diri sendiri, merasa puas dengan diri sendiri dengan keterbatasan-keterbatasan yang ada, berusaha terus mengmbangkan diri, dan memiliki sikap positif terhadap diri sendiri dalam kelangsungan hidupnya. Penerimaan diri biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti keluarga, teman sepermainan, lingkungan sekolah, sosial ekonomi dan agama. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui bagaimana gambaran penerimaan diri siswa dan melihat sejauh mana siswa mengetahui gambaran diri mereka. Indikator pertama memperoleh hasil 71,14% (86 siswa) dengan kriteria kuat yang berarti bahwa gambaran penerimaan diri siswa positif. Indikator kedua memperoleh hasil 82,38% (100 siswa) dengan kriteria sangat kuat yang berarti bahwa gambaran penerimaan diri siswa positif. Indikator ketiga memperoleh hasil 60,13% (73 siswa) dengan kriteria kuat yang berarti bahwa gambaran penerimaan diri siswa positif. Indikator keempat memperoleh hasil 79,44% (96 siswa) dengan kriteria sangat kuat yang berarti bahwa gambaran penerimaan diri siswa positif. Indikator kelima memperoleh hasil 73,55% (89 siswa) dengan kriteria kuat yang berarti bahwa gambaran penerimaan diri siswa positif. Dengan demikian, hasil rata-rata data per indikator sebesar 73,32% (89 siswa) dengan kriteria kuat yang berarti bahwa gambaran penerimaan diri siswa di SMP Negeri 49 Jakarta Timur bersifat positif. Penerimaan diri positif biasanya dipengaruhi oleh faktor keluarga mereka yang harmonis (baik utuh maupun tidak), relasi sosial yang positif (mampu bergaul dengan siapapun, memiliki banyak teman, terbuka). Sedangkan yang mempengaruhi penerimaan diri negatif biasanya karena keluarga yang tidak harmonis (baik utuh maupun tidak), ekonomi orangtua yang rendah sehingga mereka lebih banyak menyendiri, membatasi pertemanan (satu atau dua saja) karena mereka tidak percaya diri untuk berteman dengan teman yang status sosial ekonominya lebih tinggi dibanding mereka. Kata kunci : Penerimaan Diri, Siswa This research is a quantitative research that uses the method of pusposive sampling. The data collection instrument was carried out using instruments for all eighth grade students. In this research, researchers used questionnaire for collecting the data. Self-acceptance is the acceptance of one's own existence, self-respect, feeling satisfied with yourself with existing limitations, trying to keep developing yourself, and having a positive attitude towards yourself in its survival. Selfacceptance is usually influenced by several factors such as family, peers, school environment, social economy and religion. The aims of this research is to know how the picture of student self-acceptance and see the extent to which students know their self-image. The first indicator obtained results 71.14% (86 students) with strong criteria which means that the picture of student self-acceptance is positive. The second indicator obtained results of 82.38% (100 students) with very strong criteria which meant that the picture of student self-acceptance was positive. The third indicator obtained results 60.13% (73 students) with strong criteria which means that the picture of student self-acceptance is positive. The fourth indicator obtained 79.44% results (96 students) with very strong criteria which means that the picture of student self-acceptance is positive. The fifth indicator obtained results of 73.55% (89 students) with strong criteria which meant that the picture of student self-acceptance was positive. Thus, the results of the average data per indicator of 73.32% (89 students) with strong criteria which means that the picture of student self-acceptance at 49 Junior High School, East Jakarta is positive. Positive self-acceptance is usually influenced by their harmonious family factors (both intact and not), positive social relations (being able to get along with anyone, have lots of friends, be open). Whereas those that affect negative selfacceptance are usually caused by a family that is not harmonious (both intact or not), low economic parents so that they are more aloof, limiting friendships (one or two) because they are not confident to make friends with friends whose social and economic status higher than them. Keywords : Self-Acceptance, Student

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: PHILOSOPHY. PSYCHOLOGY. RELIGION > Psychology > Psychology
SOCIAL SCIENCES > Sociology > Social psychology
Divisions: FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN > Bimbingan dan Konseling
Depositing User: Ms Sari Mentari Simanjuntak
Date Deposited: 06 May 2020 04:09
Last Modified: 06 May 2020 04:09
URI: http://repository.uki.ac.id/id/eprint/1670

Actions (login required)

View Item View Item