Christine, Reinne Natali and Debora, Yesica (2026) Gambaran Kualitas Hidup Penderita Glaukoma pada Kelompok yang Dilakukan atau Tidak Dilakukan Trabeculectomy Berdasarkan Visual Function Questionnaire (NEI-VFQ). JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia, 12 (2). pp. 738-761. ISSN 2721-1924
|
Text
GambaranKualitasHidupPenderitaGlaukomapadaKelompokyangDilakukanatauTidakDilakukanTrabeculectomyBerdasarkanVisualFunctionQuestionnaireNEIVFQ.pdf Download (539kB) |
|
|
Text (Hasil_Turnitin)
HasilTurnitinGambaranKualitasHidupPenderitaGlaukomapadaKelompokyangDilakukanatauTidakDilakukanTrabeculectomyBerdasarkanVisualFunctionQuestionnaireNEIVFQ.pdf Download (607kB) |
Abstract
Pendahuluan: Glaukoma tidak hanya mempengaruhi fungsi lapang pandang tetapi kualitas hidup seseorang. Fungsi lapang pandang yang menurun mengakibatkan penurunan kualitas hidup. Target utama terapi dan pembedahan glaukoma adalah untuk mempertahankan bidang visual dan ketajaman visual, dan mempertahankan kualitas hidup serta kemandirian pasien. Maka dibutuhkan penilaian kualitas hidup penderita glaukoma baik yang sudah dan belum trabeculectomy. Tujuan penelitian ini, untuk menggambarkan kualitas hidup penderita glaukoma yang sudah atau belum dilakukan trabeculectomy berdasarkan Visual Function Questionnaire 25 (NEI-VFQ-25). Metode: Diikuti oleh 54 responden glaukoma primer tertutup atau terbuka disalah satu mata atau keduanya baik yang sudah atau belum dilakukan trabeculectomy. Diambil dari data rekam medik menggunakan desain analitik cross sectional dengan teknik purposive sampling. Pasien memiliki hasil perimetri standard 24- 2, dilakukan wawancara menggunakan NEI VFQ-25 versi Bahasa Indonesia. Hasil: Skoring kualitas hidup kelompok responden yang sudah dilakukan trabeculectomy sedikit tinggi dibeberapa susbkala dibanding dengan rerata kelompok responden yang belum dilakukan trabeculectomy. Korelasi sedang didapatkan antara VFI mata yang buruk pada kelompok responden yang belum dilakukan trabeculectomy pada beberapa subskala (p<0.05). Pembahasan: Didapatkan skoring pasien yang menjalani terapi lebih tinggi dimana pasien yang menjalani keduanya memiliki skoring yang lebih rendah. Simpulan: Tidak ditemukan korelasi yang signifikan antara visual field index mata yang buruk dengan skoring kelompok responden yang sudah dilakukan trabeculectomy, tetapi pada kelompok responden yang belum dilakukan trabeculectomy terdapat korelasi yang signifikan.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | MEDICINE |
| Depositing User: | Mr Faisal M |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 02:48 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 02:48 |
| URI: | http://repository.uki.ac.id/id/eprint/21466 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
