Sakatsilak, Musral Rikky (2026) NEGOTIATING IDENTITY AND AGENCY: THE DILEMMAS OF WOMEN IN FUMIO YAMAMOTO'S SELECTED SHORT STORIES. S1 thesis, Universitas Kristen Indonesia.
|
Text (Hal_Judul_Daftar_Isi_Abstrak)
HalJudulDaftarIsiAbstrak.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (750kB) |
|
|
Text (Bab_I)
BABI.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (246kB) |
|
|
Text (Bab_II)
BABII.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (183kB) |
|
|
Text (Bab_III)
BABIII.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (279kB) |
|
|
Text (Bab_IV)
BABIV.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (134kB) |
|
|
Text (Daftar_Pustaka)
DaftarPustaka.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (131kB) |
Abstract
Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara ekspektasi sosial, dilema identitas, dan agensi perempuan dalam masyarakat Jepang modern dengan mengkaji tiga cerita pendek karya Fumio Yamamoto: “Naked”, “Planarian”, dan “A Tomorrow Full of Love”. Skripsi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kritik sastra feminis untuk menunjukkan perjuangan spesifik perempuan Jepang modern dalam menghadapi aturan patriarki dan tekanan kapitalisme. Penelitian ini menggunakan gagasan tentang agensi sehari-hari (everyday agency), perlawanan tersembunyi (hidden resistance), dan pandangan psikologis feminis mengenai cara berpikir perempuan untuk menganalisis berbagai perjuangan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter utama perempuan terjebak dalam situasi sulit di mana mereka harus memilih antara memenuhi ekspektasi masyarakat dan menjadi diri mereka sendiri. Konflik ini dapat dilihat dalam tiga bentuk spesifik: dilema identitas dan pekerjaan, dilema tubuh dan ekspektasi sosial, serta dilema kebebasan dan definisi sosial. Temuan kedua menunjukkan bahwa karakterkarakter ini tidak menunjukkan agensi mereka melalui protes publik yang besar, melainkan melalui tindakan sehari-hari yang tenang dan disengaja. Dengan menolak bekerja dalam kondisi yang buruk, menolak standar kecantikan patriarki, dan memilih gaya hidup alternatif, karakter-karakter ini melakukan bentuk perlawanan tersembunyi demi melindungi kesehatan mental dan kemandirian mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebebasan perempuan di dalam masyarakat yang kaku sering kali dicapai melalui tindakan pembangkangan yang kecil namun konsisten. Hal ini membuktikan bahwa menjalani kehidupan yang mandiri, bagaimanapun, tidak biasanya dapat memberikan kebebasan yang nyata dan identitas diri yang sejati.
| Item Type: | Thesis (S1) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | PHILOSOPHY. PSYCHOLOGY. RELIGION > Psychology LANGUAGE AND LITERATURE > Literature (General) LANGUAGE AND LITERATURE > English literature |
||||||||
| Divisions: | FAKULTAS SASTRA > Sastra Inggris | ||||||||
| Depositing User: | Mr Musral Rikky Saputra Sakatsilak | ||||||||
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 09:28 | ||||||||
| Last Modified: | 14 Aug 2026 09:28 | ||||||||
| URI: | http://repository.uki.ac.id/id/eprint/23491 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
