Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Nyeri Pinggang Bawah Pada Pekerja Konveksi Di Pademangan Timur Jakarta Utara Tahun 2018

Tan, Gabriella Fritzie (2018) Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Nyeri Pinggang Bawah Pada Pekerja Konveksi Di Pademangan Timur Jakarta Utara Tahun 2018. S1 thesis, Universitas Kristen Indonesia.

[img]
Preview
Text
Hal_Judul_Daftar_Isi_Daftar_Tabel_Daftar_Gambar_Daftar_Bagan_Daftar_Daftar_Singkatan_Abstrak.pdf

Download (518kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB_I.pdf

Download (248kB) | Preview
[img] Text
BAB_II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB_III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (667kB)
[img] Text
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (290kB)
[img] Text
BAB_V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (224kB)
[img]
Preview
Text
Daftar_Pustaka.pdf

Download (376kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Lampiran.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Nyeri Punggung Bawah (NPB) adalah masalah muskuloskeletal tersering diantara populasi pekerja di dunia dan merupakan salah satu kelainan muskuloskeletal yang sering ditemui pada pekerja konveksi, yang pada umumnya dikategorikan sebagai yang obesitas dan jarang berolah-raga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan keluhan Nyeri Punggung Bawah pada pekerja konveksi di Pademangan Timur yang dilakukan pada bulan Oktober dan November 2018. Desain penelitian adalah cross-sectional dengan menggunakan teknik pengambilan sampel total sebanyak 71 pekerja konveksi. Analisis data yang digunakan univariat dan bivariat menggunakan program komputer SPSS / Statistical Package for the Social Sciences. Pada analisis bivariat Indeks Massa Tubuh dibuat berdasarkan kategori. Data dianalisis menggunakan Uji Chi-kuadrat dan T-Test. Pada analisis, didapatkan IMT yang tinggi berhubungan dengan Nyeri Punggung Bawah (p = 0,03). Terdapat faktor resiko yang bisa mempengaruhi NPB seperti umur, jenis kelamin, IMT, waktu kerja dan posisi kerja. Kesimpulan, ada hubungan positif antara Indeks Massa Tubuh dengan NPB diantara pekerja (penjahit dan pemotong) Kata Kunci : Nyeri Punggung Bawah, Indeks Massa Tubuh , Penjahit, Tukang Potong, Konveksi, , Gangguan Muskuloskeletal Low Back Pain (LBP) is the most common musculosceletal problems among the worldwide working population and is one of musculosceletal disorders mostly happen to garment workers, who are categorized as Obese and rarely do sport activity. This research aims to determine the relationship between Body Mass Index (BMI) with Low Back Pain complaints on workers including tailors and cutters in East Pademangan conducted in October and November 2018. The research design was cross-sectional with sampling technique using total sampling as much as 71 workers. Data analysis is univariate and bivariate using computer program SPSS / Statistical Package for the Social Sciences. In the bivariate analysis, Body Mass Index was modeled as categorical variables. The data was analyzed using Chi-square test and T-Test. In the analysis, high BMI was positively associated with Low Back Pain (p = 0,03). There are risk factors that affecting LBP such as age, gender, BMI, working time and working position. The conclusion is Body Mass Index positively associated with LBP among workers (tailors and cutters). Keywords : Low Back Pain, Body Mass Index, Tailors, Cutters, Garment, Musculosceletal Disorder

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: MEDICINE > Internal medicine > Specialties of internal medicine > Diseases of the musculoskeletal system
Divisions: FAKULTAS KEDOKTERAN > Pendidikan Dokter
Depositing User: Ms Sari Mentari Simanjuntak
Date Deposited: 16 Jan 2020 07:59
Last Modified: 16 Jan 2020 07:59
URI: http://repository.uki.ac.id/id/eprint/1146

Actions (login required)

View Item View Item