Hubungan Paritas Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah Di Indonesia Analisis Lanjut Data Riskesdas 2013

Mustika, Rochmatunnisa Candra (2019) Hubungan Paritas Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah Di Indonesia Analisis Lanjut Data Riskesdas 2013. S1 thesis, Universitas Kristen Indonesia.

[img] Text (Hal_Judul_Abstrak_Daftar_Isi)
HalJudulAbstrakDaftraIsi.pdf

Download (608kB)
[img] Text (BAB_I)
BABI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (418kB)
[img] Text (BAB_II)
BABII.pdf
Restricted to Registered users only

Download (462kB)
[img] Text (BAB_III)
BABIII.pdf
Restricted to Registered users only

Download (309kB)
[img] Text (BAB_IV)
BABIV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (294kB)
[img] Text (BAB_V)
BABV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (180kB)
[img] Text (Daftar_Isi)
DaftarIsi.pdf

Download (310kB)
[img] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf

Download (884kB)

Abstract

Latar Belakang: Berat badan lahir rendah (BBLR) terus menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan secara global dan dikaitkan dengan serangkaian konsekuensi jangka pendek dan jangka panjang.1 Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jika ada hubungan antara paritas dengan kejadian BBLR. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan desain potong lintang. Populasi penelitian ini adalah semua individu sampel Riskesdas 2013 pada wanita yang memiliki data melahirkan bayi dengan BBLR. Kriteria inklusi sampel pada penelitian ini adalah seluruh wanita yang pernah melahirkan bayi yang tercatat berat badan lahirnya dalam periode tiga tahun sebelum survey Riskesdas 2013 Data yang digunakan Riskesdas 2013 dengan rincian kuisioner RKD13.IND. Data kuisioner meliputi jumlah kelahiran kuisioner RKD13.IND blok Ib05 dan berat badan lahir rendah dengan blok Ic29. Hasil: terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dengan kejadian BBLR di Indonesia dari data Riskesdas 2013 yang di analisis dengan hasil chi-square p = 0.000 (p = <0,05). Kesimpulan: Bayi dengan berat badan lahir rendah dengan paritas primipara sebanyak 1.029 orang dan pada paritas multipara dengan jumlah yang lebih besar yaitu 1.526 orang Kata kunci: BBLR, paritas, reproduksi/Background: Low birth weight (LBW) continues to be a globally significant public health problem and is associated with a series of short-term and long-term consequences.1 Purpose: this study aims to determine if there is a relationship between parity and LBW events. Method: This type of research is descriptive cross-sectional design. These study population was all of individual sample at Riskesdas 2013 pregnant women who had data giving birth to babies with LBW. The inclusion criteria for the sample in this study were all women who had given birth to babies whose birth weight was recorded in the period of three years prior to the Riskesdas 2013 survey. Riskesdas 2013 used data with detailed questionnaire RKD13.IND. Questionnaire data included the number of births for the RKD13.IND questionnaire block Ib05 and low birth weight with the Ic29 block. Results: there is a significant relationship between parity and LBW events in Indonesia from Riskesdas 2013 data analyzed with chi-square results p = 0,000 (p = <0.05). Conclusion: Babies with low birth weight with primipara parities 1.029 people and at a greater number of multipara parities is 1.526 people Keywords: LBW, parity, reproduction

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorSiagian, Forman ErwinNIDN323057702UNSPECIFIED
Subjects: MEDICINE > Public aspects of medicine > Public health. Hygiene. Preventive medicine > Personal health and hygiene Including clothing, bathing, exercise, travel, nutrition, sleep, sex hygiene
Divisions: FAKULTAS KEDOKTERAN > Pendidikan Dokter
Depositing User: Ms Mentari Simanjuntak
Date Deposited: 25 May 2021 07:11
Last Modified: 25 May 2021 07:11
URI: http://repository.uki.ac.id/id/eprint/4451

Actions (login required)

View Item View Item