Widodo, Sri Prasetya and Siahaan, Uras and Sudarwani, Margareta Maria (2025) Kajian Konsep Cagar Budaya Batu Penggilingan sebagai Daya Tarik Wisata Warisan Budaya Betawi (Studi Kasus: RW.07 dan RW.10 Kawasan Perkampungan Industri Kecil Penggilingan Cakung Jakarta Timur). Mintakat : Jurnal Arsitektur, 26 (2). pp. 1-16. ISSN 2654-4059
|
Text
KajianKonsepCagarBudayaBatuPenggilingansebagaiDayaTarikWisataWarisanBudayaBetawiStudiKasusRW07danRW10KawasanPerkampunganIndustriKecilPenggilinganCakungJakartaTimur.pdf Download (1MB) |
Abstract
Kelurahan Penggilingan merupakan salah satu kawasan yang memiliki populasi tertinggi urutan ke 3 (tiga) se DKI Jakarta warga di daerah tersebut mencapai 104.514 jiwa, dengan besaran wilayah di kelurahan Penggilingan seluas 448, 45 Ha. Pada abad ke-18 kampung Bulak kala itu adalah penghasil gula yang menjadi salah satu komoditas penting di perdagangan dunia. Akhirnya, VOC membuat aturan mengenai gula di Batavia hanya boleh dijual melalui VOC. Masyarakat Betawi di Penggilingan lebih bisa melestarikan wisata penghayatan namun kurang bisa melestarikan warisan rumah adat Betawi. Tujuan penelitian ini: 1) Memperkenalkan Batu Penggilingan yang merupakan sebuah situs sejarah yang berlokasi di kawasan yang dikelola oleh UPK PIK yang khususnya di Jalan Kali Buaran; 2) Kawasan Kampung Betawi bisa mengangkat kembali sebuah kawasan wisata berbelanja di Perkampungan Industri Kecil; dan 3) Mengelola sebuah kawasan Industri dengan cara menambah kampung wisata Betawi sebagai salah satu daya tarik kawasan Perkampungan Industri Kecil. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan cara penggambilan data berdasarkan observasi lapangan, studi literature, wawancara dengan budayawan Betawi dan tokoh masyarakat sekitar lokasi. Penelitian menghasilkan pemikiran atau gagasan sebagai bahan usulan penambahan rencana lokasi tempat wisata di wilayah UPK PIK RW.10 kelurahan Penggilingan Cakung Jakarta Timur. Dalam perencanaan sudah mulai di bangun dan diperbaiki untuk terciptanya kampung budaya Betawi, diantaranya yang sudah diperbaiki adalah : a). Trotoar sepanjang 1.2 kilo meter; b). Sebagian pedestrian di sisi bawah trotoar; c). Pintu air; d). Balai warga; e). Balai interaksi warga. Dengan semua perbaikan tersebut membuat sepanjang jalan kali Buaran menjadi rapih dan tertata.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | TECHNOLOGY > Engineering (General). Civil engineering (General) > Surveying |
| Depositing User: | Mr Faisal M |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 01:14 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 01:14 |
| URI: | http://repository.uki.ac.id/id/eprint/21436 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
