Keanekaragaman Tumbuhan Obat Pada Satuan Lanskap dan Pemanfaatannya oleh Sub-etnis Batak Toba di Desa Peadundung Sumatera Utara

Silalahi, Marina and Supriatna, Jatna and Walujo, Eko Baroto and Nisyawati, (2014) Keanekaragaman Tumbuhan Obat Pada Satuan Lanskap dan Pemanfaatannya oleh Sub-etnis Batak Toba di Desa Peadundung Sumatera Utara. In: Prosiding Seminar Nasional lntegrasi Keanekaragaman Hayati dan Kebudayaan dalam Pembangunan Berkelanjutan. Universitas Hindu Denpasar, Denpasar, pp. 42-47. ISBN 978 602 91 3868 9

[img]
Preview
Text
Prosiding Unhi_NEW_compressPdf.pdf

Download (651kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Peer Reviewer)
Reviwer Seminar Unhi.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://repo.uki.ac.id

Abstract

Telah dilakukan penelitian keanekaragaman tumbuhan obat pada berbagai satuan lanskap dan pemafaatannyc oleh sub-etnis Batak Toba di desa Peadundung, Sumatera Utara. Penelitian ini dilakukan untuk mendokumentasikan pengetahuan pemanfaatan tumbuhan obat pada sub-etnis Batak Toba dan persebaran tumbuhan obat pada satuan-satuan lanskap yang dikenali aleh masyarakat lokal. Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan etnobotani dan pendekatan ekologi. Pendekaian etnobotani dilakukan melalui wawancara bebas mendalam, semi terstruktur, dan observasi parsivatif untuk mengetahui pemanfaatan tumbuhan obat. Pendekatan ekologi dilakukan melalui jelajah bebas pada setiap satuan lanskap dan analisis vegetasi di agroforest karet (Hevea brasiliensis). Hasil penelitian ditemukan sebanyak 148 spesies (64 famili) tumbuhan obat yang dimanfaatkan untuk mengatasi sebanyak 19 jenis penyakit. Sebagian besar tumbuhan obat dimanfaatkan untuk mengatasi gangguan saluran pencernaan (48 spesies), luka (38 spesies), dan demam (32 spesies). Agroforest karet merupakan sumber utama perolehan tumbuhan obat (75 spesies), diikuti dengaru kebun (55 spesies), dan pekarangan (33 spesies). Hasil analisis vegetasi ditemukan bahwa baja (Rhodamnia sp.) merupakan tumbuhan obat dominan berhabitus pohon maupun belta dengan nilai kepentingan (NK) secara berturut-turut 91,89 dan 78,59; sedangkan herba dominan dimiliki oleh Gleichenia linearis (NK 68'73)-

Item Type: Book Section
Subjects: MEDICINE > Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Depositing User: Edi Wibowo
Date Deposited: 25 Jan 2019 04:17
Last Modified: 04 Apr 2019 08:10
URI: http://repository.uki.ac.id/id/eprint/615

Actions (login required)

View Item View Item