Upaya Hukum Pemerintah Indonesia terhadap Terbitnya Renewable Energy Directive II (RED II) yang Berkaitan dengan Pembatasan Ekspor Biofuel Berbasis Minyak Kelapa Sawit ke Uni Eropa

Claudyna, Christella (2020) Upaya Hukum Pemerintah Indonesia terhadap Terbitnya Renewable Energy Directive II (RED II) yang Berkaitan dengan Pembatasan Ekspor Biofuel Berbasis Minyak Kelapa Sawit ke Uni Eropa. S1 thesis, Universitas Kristen Indonesia.

[img]
Preview
Text
Abstrak_Abstrak_Daftar_isi.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text
BAB_I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (872kB)
[img] Text
BAB_II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB_III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (707kB)
[img] Text
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (652kB)
[img] Text
BAB_V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (299kB)
[img]
Preview
Text
Daftar_Pustaka.pdf

Download (396kB) | Preview

Abstract

Minyak Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia yang banyak digunakan untuk kehidupan sehari-hari, yaitu salah satunya adalah penggunaan biofuel untuk sektor transportasi. Oleh karena, Indonesia merupakan produsen terbesar minyak kelapa sawit sehingga memungkinkan Indonesia untuk mengekspor ke beberapa tujuan yang membutuhkannya untuk pemenuhan kepentingan domestik mereka dan Uni Eropa merupakan salah satu dari sekian banyaknya negara tujuan eskpor. Uni Eropa telah mengadopsi Renewable Energy Directive II (RED II) beserta aturan turunanya. Pada dasarnya, aturan-aturan tersebut menetapkan sebuah kerangka kerja umum untuk mendukung energi dari sumber terbarukan (termasuk sektor tranportasi). Namun, penerbitan Renewable Energy Directive II beserta aturan turunannya ternyata memberikan dampak terhadap minyak kelapa sawit dan biofuel berbahan baku minyak sawit yang mana tampaknya telah bertentangan dengan aturan-aturan dalam World Trade Organization (WTO). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan yuridis empiris. Dalam menganalisis permasalahan dilakukan dengan cara memadukan bahan-bahan hukum (yang merupakan data sekunder) dengan data primer yang diperoleh penulis dari hasil wawancara. Kata Kunci : Renewable Energy Directive II (RED II) Crude palm Oil is considered as one of the superior commodities in Indonesia which is widely used for daily life, that is one of them can be used for biofuels in the transport sector. For Indonesia is the world’s largest producer of palm oil, possibly for Indonesia to export in to several destination countries, who need it for their domestic consumption and one of those destination countries is European Union The European Union has adopted Renewable Energy Directive II (RED II) and its derivative regulations. Those rules, basically, establishes a common framework for the promotion of energy from Renewable Energy Directive II (RED II) and its derivative regulations has affecting palm oil and oil palm crop-based biofuels which appear to be contrary to its World Trade Organization (WTO) obligations The methods that used in this research is juridical-empirical approach, which in analysis the problem is by using a combination of legal texts (secondary data) and primary data that is collected by a researcher from interviews Kata Kunci : Renewable Energy Directive II (RED II)

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: SOCIAL SCIENCES > Industries. Land use. Labor > Special industries and trades > Energy industries. Energy policy. Fuel trade
LAW > Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > Comparative law. International uniform law > Regulation of industry, trade, and commerce. Occupational law
Divisions: FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum
Depositing User: Mr Alexander Jeremia
Date Deposited: 30 Mar 2020 04:46
Last Modified: 30 Mar 2020 04:46
URI: http://repository.uki.ac.id/id/eprint/1301

Actions (login required)

View Item View Item