Pemberitaan tentang Pemuka Agama Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Santriwati di Media Online Lokal

Badiang, Florenshya (2023) Pemberitaan tentang Pemuka Agama Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Santriwati di Media Online Lokal. S1 thesis, Universitas Kristen Indonesia.

[img] Text (Hal_Judul_Daftar_Isi_Daftar_Gambar_Daftar_Tabel_Daftar_Lampiran_Abstrak)
HalJudulAbstrakDaftarisiDaftarGambarDaftarTabelDaftarlampiran.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (657kB)
[img] Text (BAB_I)
BABI.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB)
[img] Text (BAB_II)
BABII.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (2MB)
[img] Text (BAB_III)
BABIII.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (2MB)
[img] Text (BAB_IV)
BABIV.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (2MB)
[img] Text (BAB_V)
BABV.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (761kB)
[img] Text (Daftar_Pustaka)
DaftarPustaka.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (955kB)
[img] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (4MB)

Abstract

Pemberitaan media terkait kekerasan seksual yang dilakukan oleh pemuka agama dianggap penting dan mendesak untuk diketahui oleh publik karena kasus kekerasan seksual di Indonesia terus mengalami peningkatan, pelaku dan korban kekerasan seksual bisa berasal dari elemen masyarakat manapun, dan media lokal dalam pemberitaannya kerap mengedepankan representasi dari lokalitasnya tanpa memperhatikan keadilan bagi korban. Salah satu kasus yang melibatkan pemuka agama sebagai pelaku kekerasan seksual adalah kasus Herry Wirawan yang memperkosa 13 santriwati di Bandung, Jawa Barat. Pikiran-rakyat.com adalah media lokal yang banyak memberitakan kasus tersebut. Sebagai media lokal, Pikiran-rakyat idealnya mampu menawarkan tanggapan yang independen dan kritis terhadap isu-isu lokal, membuat elit lokal akuntabel menyediakan forum untuk ekspresi pandangan lokal tentang isu-isu yang menjadi perhatian dari masyarakat, dan juga yang memegang tongkat dalam perdebatan tentang isu-isu signifikan yang sering muncul di dalam dan di luar masyarakat. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk melihat bagaimana elit lokal yaitu pemuka agama ditampilkan dalam pemberitaan sebagai pelaku dan santriwati sebagai korban kekerasan seksual di Pikiran-rakyat.com. Penelitian ini menggunakan konsep media lokal dari Aldridge dengan pendekatan kualitatif, dan teknik analisis wacana kritis Theo Van Leeuwen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberitaan kasus kekerasan seksual pada 13 santriwati menggambarkan pemuka agama yang merupakan pelaku pemerkosaan dengan cara dimarginalkan, dipojokkan, atau dikucilkan dalam pemberitaan. Hal tersebut ditunjukkan dengan istilah seperti, predator seksual atau sang predator, aksi biadab, serta orang/perilaku bejat. Sementara santriwati ditampilkan sebagai korban yang mengalami ketidakadilan oleh perbuatan pelaku yaitu diperkosa, hamil dan melahirkan hingga mengalami depresi. Selain itu, ditemukan juga aktor lain yang ditampilkan dalam pemberitaan yaitu narasumber. Narasumber yang digambarkan dalam pemberitaan tersebut yaitu sebagai pihak yang membela korban dengan memojokkan pelaku. Oleh karena itu, pemberitaan Pikiran-rakyat.com sebagai media lokal tidak terjebak dalam identitas lokalnya baik itu agama, budaya atau kebiasaan, maupun peraturan daerahnya yaitu Bandung. Pikiran-rakyat.com berhasil menjadi media lokal yang tetap menjalankan peranannya dimana mampu membuat elit lokal akuntabel, mementingkan kepentingan masyarakat dalam mendapatkan informasi dan menyuarakan kelompok-kelompok minoritas untuk mendapatkan keadilan secara khusus mengenai kasus kekerasan seksual. Kata Kunci: Kekerasan Seksual, Media Lokal , Elit Lokal, Pemuka Agama. / Media outlets on sexual violence carried out by religious leaders are deemed important and urgent to be made public because sexual violence in Indonesia continues to rise, perpetrators and victims of sexual violence can come from any element of society, and local media in its reporting often promote a representation of local justice for the victims. One case involving religious leaders as perpetrators of sexual violence involves religious leaders the Herry Wirawan raped 13 santriwati in bandung, west Java. Pikiran-rakyat.com are local media which is making a lot of news about this case. As local media, Pikiran-rakyat.com ideally be able to offer independent and critical responses to local issues, making local elites accountable to provide a forum for local expressions of views on issues that are of concern to society, as well as those holding a stake in the debate on significant issues that often arise inside and outside of society. Therefore, research has been conducted to see how the local elite of religious leaders are presented in the news as perpetrators and santriwati as victims of sexual violence on Pikiran-rakyat.com. The study USES local media concepts from Aldridge with qualitative approaches, and Theo Van Leeuwen. Studies have shown that the news of sexual violence in 13 santriwati depicts religious leaders who were marginalized, or ostracized in the public declaration. It is indicated in such terms as sexual predator or predator, barbaric, and leanerous behavior. While santriwati is presented as a victim of injustice by rape, pregnancy and childbirth until depression. Also, another actor featured in the news is the source. The source described in the report as the one who defended the victim by blaming the perpetrators. Therefore, the preaching of Pikiran-rakyat.com asa local media is not caught up in its local identity whether it's religion, culture or custom, or local regulation of bandung. Pikiran-rakyat.com has been successful asa local media which continues to carry out their role by enabling local elites to be accountable, putting public interests at work and voicing minority groups to get special justice in cases of sexual violence. . Keywords: sexual violence, local media, local elite, religious leaders

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorLase, Formas JuitanNIDN0306108902formas.juitan@uki.ac.id
Additional Information: Nomor Panggil : T.A 302.231 Flo p 2023
Subjects: LANGUAGE AND LITERATURE
Divisions: FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Users 3477 not found.
Date Deposited: 29 Aug 2023 04:51
Last Modified: 28 Nov 2023 08:21
URI: http://repository.uki.ac.id/id/eprint/12166

Actions (login required)

View Item View Item