Profil Pasien dengan Ekokardiografi di Rumah Sakit Umum UKI Januari-April 2018

Suling, Frits R.W and Bua, Lavenia R. T. (2019) Profil Pasien dengan Ekokardiografi di Rumah Sakit Umum UKI Januari-April 2018. In: Bunga Rampai Saintifika FK UKI (Nomor 7). FK UKI, Indonesia, Jakarta, pp. 77-84. ISBN 978 602 1651 79 7

[img]
Preview
Text
Profil Pasien dengan Ekokardiografi.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Ekokardiografi merupakan alat non-invasif yang sangat berguna untuk menilai fungsi jantung tanpa memiliki efek samping serta resiko. Selain itu, ekokardiografi juga salah satu pemeriksaan penunjang yang tidak mahal sehingga sangat cocok untuk dipakai oleh pasien dari berbagai kalangan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui profil pasien dengan ekokardiografi di RSU UKI periode Januari sampai April 2018. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif lintang potong dengan mengamati rekam medis pasien. Populasi penelitian seluruh pasien jantung koroner sebanyak 278 orang dan pasien gagal jantung sebanyak 53 orang. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 177 orang. Data penelitian diambil dari data sekunder berupa rekam medis pasien. Analisis data dilakukan secara deskriptif terhadap usia, jenis kelamin, IMT (Indeks Massa Tubuh), Left Ventricle Ejection Fraction (LVEF), gagal jantung dan penyakit jantung koroner. Hasil: Pasien yang melakukan pemeriksaan ekokardiografi di Rumah Sakit Umum UKI periode Januari – April 2018 didominasi oleh perempuan (76 pasien/55,1%). Berdasarkan kategori usia, pasien terbanyak berada pada rentang umur 56-65 tahun (70 orang /50,7%). Pada variabel Indeks Massa Tubuh (IMT), mayoritas masuk kategori Normal sebanyak 65 orang (47,1%). Dari hasil ekokardiografi, pasien yang memiliki LVEF <50% menempati posisi tertinggi dengan berjumlah 48 orang (34,8%). Berdasarkan hasil yang telah didapatkan, Penyakit Jantung Koroner memiliki hubungan yang signifikan dengan LVEF pasien (p=0,00). Pada kategori APS, LVEF ≥ 50 memiliki frekuensi tertinggi yaitu sebanyak 7 orang (5,1%). Untuk kategori APTS, nilai LVEF tertinggi adalah ≥ 50% berjumlah 39 orang (28,3%). Untuk kategori NSTEMI, frekuensi tertinggi dimiliki oleh LVEF ≥ 50% dengan jumlah 36 orang (26,1%). Pada kategori STEMI, LVEF < 40% memiliki frekuensi 11 orang (8%). Gagal jantung dengan fraksi ejeksi normal menduduki peringkat pertama dengan jumlah pasien sebanyak 20 orang (51,3 %). Kesimpulan: Pasien yang melakukan pemeriksaan ekokardiografi di Rumah Sakit Umum UKI periode Januari – April 2018 didominasi oleh perempuan dengan usia pasien berumur 56-65 tahun. Golongan Normal (18,5-24,9) pada variabel Indeks Massa Tubuh (IMT) memiliki frekuensi pasien tertinggi. Dari hasil ekokardiografi, pasien yang memiliki LVEF <50% menempati posisi tertinggi. Berdasarkan hasil yang telah didapatkan,. Pada kategori APS, LVEF ≥ 50 memiliki frekuensi tertinggi. Untuk kategori APTS, nilai LVEF tertinggi adalah ≥ 50%. Untuk kategori NSTEMI, frekuensi tertinggi dimiliki oleh LVEF ≥ 50%. Pada kategori STEMI, LVEF < 40%. Untuk variabel gagal jantung, gagal jantung dengan fraksi ejeksi normal menduduki peringkat pertama.

Item Type: Book Section
Subjects: MEDICINE > Therapeutics. Pharmacology
Depositing User: Edi Wibowo
Date Deposited: 25 Oct 2019 04:24
Last Modified: 25 Oct 2019 04:24
URI: http://repository.uki.ac.id/id/eprint/974

Actions (login required)

View Item View Item