Pemberitaan Kasus Pinjaman Online Ilegal Di Media Berita Elektronik

Batistuta, Arigato Dimitri and Siahaan, Chontina (2021) Pemberitaan Kasus Pinjaman Online Ilegal Di Media Berita Elektronik. INTELEKTIVA : E-Journal, 3 (4). pp. 23-32. ISSN 2686 5661

[img] Text
PemberitaanKasusPinjamanOnlineIlegaldiMediaBeritaElektronik.pdf

Download (270kB)
[img] Text (Reviewer (Ibu Chontina))
ReviewerPemberitaanKasusPinjamanOnlineIlegaldiMediaBeritaElektronik.pdf

Download (102kB)
[img] Text (Hasil_Turnitin)
HasilTurnitinPemberitaanKasusPinjamanOnlineIlegaldiMediaBeritaElektronik.pdf

Download (2MB)
Official URL: https://www.jurnalintelektiva.com/index.php/jurnal

Abstract

There are a lot of an illegal online loan institution or peer to peer financial technology lately that causing a worry. Many cutomers harmed because they had borrowed from that online loan institution. Some of the causes are the debt collector’s behavior from the online loan institution that threatened the customers with a pornography content if they don’t pay their instalment. Then, a threat about the spread of the customer’s personal identity. Also, the threat about increasing the interest on the loan more than the previous agreement. As a result, the online loan institution customers feel depressed and they finally decided to suicide because they cannot afford the instalment and the interest. This problem is considered very worrying and need to be handled effectively to eradicate the illegal online loan and freed the victims of that illegal online loan. Keywords: behavior, illegal online loans, person. / Maraknya lembaga penyedia pinjaman online (pinjol) atau peer to peer financial technology yang bersifat ilegal akhir-akhir ini menimbulkan kekhawatiran. Banyak nasabah telah dirugikan karena telah meminjam di lembaga-lembaga pinjam online tersebut. Beberapa penyebabnya adalah perilaku debt colector dari pinjol yang mengancam nasabah dengan konten pornografi jika tidak segera membayar angsurannya. Kemudian ancaman berupa penyebaran identitas pribadi milik nasabah. Serta ada pula tindakan berupa meningkatkan bunga pinjaman melampaui dari yang telah disetujui sebelumnya. Akibatnya, para nasabah pinjol merasa tertekan dan akhirnya memutuskan untuk bunuh diri karena tidak sanggup membayar angsuran dan bunga yang begitu besar. Hal ini dinilai sangat mengkhawatirkan dan perlu diadakan suatu penanganan yang efektif untuk memberantas para pelaku pinjol ilegal dan membebaskan nasabah yang menjadi korban dari pinjol ilegal tersebut. Kata kunci: oknum, perilaku, pinjaman online ilegal.

Item Type: Article
Subjects: LANGUAGE AND LITERATURE > Philology. Linguistics > Communication. Mass media
Depositing User: Mr Alexander Jeremia
Date Deposited: 02 Jun 2022 07:40
Last Modified: 22 Jun 2022 03:52
URI: http://repository.uki.ac.id/id/eprint/8024

Actions (login required)

View Item View Item