Pengelolaan Ekosistem Danau Toba Secara Berkelanjutan (Sustainable Development)

Tobing, Suzanna Josephine L. and Kennedy, Posma Sariguna Johnson (2017) Pengelolaan Ekosistem Danau Toba Secara Berkelanjutan (Sustainable Development). Seminar Nasional dan Call Papers Seminar Inovasi Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Blue Economy Menembus Globalisai.

[img] Text
PengelolaanEkosistemDanauToba.pdf

Download (893kB)

Abstract

The government issued about ten leading tourist destinations, one of which is Lake Toba. The prepared Toba region is an area of 500 hectares for eco tourism. This paper aim is to see the main problem experienced by Lake Toba ecosystem, by conducting environmental observations and literature review. From the observation, the main problems is the reduction of water quality as a result of various waste discharged into the lake causing pollution. In addition, the destruction of forest areas causes fluctuations in water flow into the lake, the occurrence of erosion and increased sedimentation. Therefore, there needs a pro-nature policy, an analysis of the environmental impact, and socialization to the community and local government to maintain environmental sustainability. Nor we should focus on estimating the number of fishing business units that generate the value of maximum sustainable business./Wilayah Toba yang disiapkan adalah seluas 500 hektare untuk "eco tourism" melalui Peraturan Presiden mengenai Badan Otoritas Pariwisata Danau Toba. Dalam mewujudkan hal tersebut, perlu diperhatikan permasalahan utama yang dialami ekosistem Danau Toba. Paper ini bertujuan melihat hal tersebut dengan melakukan pengamatan lingkungan dan kajian pustaka. Dari hasil pengamatan permasalahan utama yang dialami adalah penurunan kualitas air sebagai akibat dari berbagai limbah yang dibuang ke dalam danau sehingga menimbulkan pencemaran, seperti limbah domestik/perhotelan, limbah pertanian, limbah dari budidaya perikanan di dalam jaring apung, serta limbah minyak yang berasal dari aktivitas transportasi air. Selain itu terjadi perusakan kawasan hutan, berupa penebangan hutan untuk berbagai keperluan di sekitar danau yang menyebabkan fluktuasi aliran air ke dalam danau, terjadinya erosi dan peningkatan sedimentasi. Karena itu perlu adanya kebijakan yang pro kepada alam, adanya analisa mengenai dampak lingkungan setiap pengembangan yang akan dilakukan, dan sosialisasi serta pelatihan kepada masyarakat dan komitmen pemimpin daerah untuk menjaga kelestarian lingkungan. Tidak dilakukan penangkapan berlebih agar stok ikan mempunyai kesempatan untuk berkembang. Pengelolaan harus difokuskan pada perkiraan jumlah unit usaha penangkapan yang menghasilkan nilai Usaha Maksimum Lestari. Jika melebihi itu maka akan menghasilkan tangkapan yang menurun karena terjadinya tangkap lebih. Keywords: environmental, sustainable development, water quality

Item Type: Article
Subjects: SOCIAL SCIENCES > Economic theory. Demography
Depositing User: Ms Mentari Simanjuntak
Date Deposited: 16 Feb 2022 10:19
Last Modified: 16 Feb 2022 10:19
URI: http://repository.uki.ac.id/id/eprint/6658

Actions (login required)

View Item View Item