PERANAN KELUARGA KRISTEN TERHADAP ANAK BERKELAINAN FISIK: SUATU KAJIAN TEOLOGIS PEDAGOGIS DALAM MENDIDIK DAN MEMOTIVASI ANAK BERKELAINAN FISIK

Rantung, Djoys (2015) PERANAN KELUARGA KRISTEN TERHADAP ANAK BERKELAINAN FISIK: SUATU KAJIAN TEOLOGIS PEDAGOGIS DALAM MENDIDIK DAN MEMOTIVASI ANAK BERKELAINAN FISIK. [Experiment]

[img]
Preview
Text
PERANAN-KELUARGA-KRISTEN-TERHADAP-ANAK-BERKELAINAN-FISIK_.pdf

Download (350kB) | Preview
Official URL: http://repo.uki.ac.id

Abstract

Lahirnya seorang anak yang berkelainan fisik di dalam keluarga menimbulkan berbagai reaksi orangtua atau keluarga. Sebagian besar orangtua akan merasa bahagia dan sukacita ketika anaknya lahir dengan sehat dan normal menurut ukuran manusia. Namun dari semuanya itu kehendak Tuhan lain dari yang lain, dimana Pandangan orangtua dan masyarakat sangat berbeda dengan pandangan Tuhan Yesus mengenai kehadiran anak berkelainan fisik. Dalam Yohanes 9:2-3, mengatakan, "...supaya pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam diri anak itu sendiri." Sesuai dengan apa yang dikatakan di atas, maka sangatlah penting peranan orangtua di dalam memotivasi, memberi dorongan dan semangat bagi setiap anak berkelainan fisik untuk menjalani hidup, sehingga mereka mampu ikut bersaing dalam mengembangkan diri dalam keluarga dan di tengah-tengah masyarakat. Bagi orangtua yang telah dianugerahkan Tuhan anak kepadanya, hendaknya menjaga, memelihara dan mendidik anaknya dengan baik seperti apa yang Tuhan kehendaki. Lingkungan keluarga merupakan faktor yang mempunyai pengaruh penting terhadap perkembangan anak terutama anak yang menyandang kelainan fisik. Anak berkelainan fisik mengalami hambatan dan permasalahan akibat dari penolakan dan kelainan fisik yang dideritanya dan sehingga sulit untuk menerima orang lain dilingkungan yang ada di sekitarnya. Perlu diketahui bahwa masih ada keluarga yang bergumul karena belum dianugerahkan Tuhan anak kepadanya. Setiap orangtua perlu mengerti dan menyadari bahwa anak adalah anugarah Tuhan, oleh karena itu bagaimana pun bentuk fisik anak orangtua hendaknya mensyukuri semua apa yang telah Allah berikan. Allah menciptakan manusia itu untuk tidak ada yang sama satu dengan yang lainnya, dengan kekurangan dan kelebihan masing-masing. Demikian juga dengan anak yang menyandang kelainan fisik, tentunya Allah mempunyai tujuan dan rencana tersendiri dibalik kehidupannya, Allah menghendaki setiap orang yang telah lahir dengan fisik, karakter serta kemampuan yang berbeda-beda, sehingga tidak ada yang sama antara manusia yang satu dengan yang lainnya sebab setip orang unik di hadapan Allah. Sebagai orangtua kristen yang telah mengenal Kristus hendaknya menyadari bahwa anak yang menyandang kelainan fisik membutuhkan kasih sayang, penerimaan, dan rasa kehangatan dari orangtua.Orangtua juga hendaknya mengampuni anaknya yang menyandang kelainan fisik, agar penerimaan yang ditunjukannya bukan berdasarkan belas kasihan yang semu, tetapi sungguh ketulusan yang berasal dari kasih Allah. Hal seperti ini memberikan nilai positif terhadap kepribadian anak berkelainan fisik, sehingga anak berkelainan fisik makin bertumbuh dengan keyakinan din yang mantap, dapat mengaktualisasikan dirinya dengan baik.

Item Type: Experiment
Subjects: PHILOSOPHY. PSYCHOLOGY. RELIGION > Practical Theology > Ecclesiastical theology > Religious education (General)
Depositing User: Edi Wibowo
Date Deposited: 17 Oct 2018 07:49
Last Modified: 10 Mar 2020 09:14
URI: http://repository.uki.ac.id/id/eprint/280

Actions (login required)

View Item View Item