Penjeratan dengan Gambaran Bintik Pendarahan Mata pada Korban Hidup

Pellondo’u.P, Theza E. A. and Bhima, Sigid K. L. (2019) Penjeratan dengan Gambaran Bintik Pendarahan Mata pada Korban Hidup. Majalah Kedokteran UKI, 35 (3). pp. 121-127.

[img] Text
PenjeratandenganGambaranBintikPendarahanMatapadaKorbanHidup.pdf

Download (367kB)
[img] Text (Reviewer)
ReviewerPenjeratandenganGambaranBintikPendarahanMatapadaKorbanHidup.pdf

Download (1MB)
Official URL: http://ejournal.uki.ac.id/index.php/mk/index

Abstract

Seorang perempuan berusia 32 tahun datang ke IGD RS E setelah mengalami penjeratan. Pasien mengaku dijerat dari arah belakang kanan, mengakibatkan pasien tidak sadarkan diri. Sebelumnya pasien mendapatkan penanganan darurat di RS S. Hasil pemeriksaan menunjukkan keadaan umum tampak sakit, kesadaran berkabut, tekanan darah 110/70 mmHg, frekuensi nadi 90 per menit dan teratur, frekuensi napas 16 per menit tidak teratur, dan suhu 39O C. Tampak bintik perdarahan di kelopak mata kanan dan kiri, pipi kanan dan kiri yang meluas sampai ke mata kiri. Tampak sebuah jejas jerat di leher melingkar tidak penuh, dasar jejas kulit, warna kecoklatan, perabaan kasar, di sekitar jejas terlihat sedikit memar. Tampak sebuah luka lecet di pergelangan tangan kiri bagian depan, tepi tidak teratur, batas tidak tegas. Permukaan luka ditutupi oleh serum yang mengering, warna merah kecokelatan dan perabaan kasar. Pemeriksaan radiologis leher tidak menunjukkan kelainan. Hasil laboratorium darah menunjukkan golongan darah: O+, hemogblobin: 11,9 g/dL, eritrosit: 4,94 juta/μL, trombosit: 340 ribu/μL, hematokrit: 37,1%, leukosit: 8430/μL, dengan hitung jenis: eosinofil: 2%, basofil: 0%, netrofil: 51%, limfosit: 39%, monosit: 6%. pH darah: 7,41, tekanan parsial oksigen: 98 mmHg, tekanan parsial karbondioksida: 39 mmHgm, bikarbonat: 22 mEq/L, base excess: -0,5 mEq/L, dan saturasi oksigen: 95%. Bintik perdarahan di daerah wajah biasa ditemukan pada korban meninggal yang disebabkan oleh jeratan di leher akibat pecahnya kapiler karena peningkatan tekanan pembuluh darah. Korban tidak meninggal dan pemeriksaan penunjang menunjukkan hasil yang cenderung normal kemungkinan besar dikarenakan oleh cepatnya pertolongan yang diterima korban.

Item Type: Article
Subjects: MEDICINE
Depositing User: Edi Wibowo
Date Deposited: 11 Nov 2020 04:46
Last Modified: 11 Nov 2020 04:46
URI: http://repository.uki.ac.id/id/eprint/2768

Actions (login required)

View Item View Item