SIKAP KRITIS MAHASISWA TERHADAP BERITA KASUS RASIS DI ASRAMA MAHASISWA PAPUA DI SURABAYA

Siahaan, Chontina and Nahria, and Tampubolon, Manotar (2020) SIKAP KRITIS MAHASISWA TERHADAP BERITA KASUS RASIS DI ASRAMA MAHASISWA PAPUA DI SURABAYA. (Unpublished)

[img] Text
SIKAPKRITISMAHASISWATERHADAPBERITAKASUS.pdf

Download (762kB)

Abstract

Penyebaran berita kasus rasis di Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya yang terjadi pada tanggal 16 Agustus 2019 lalu tidak terelakkan dan terjadi secara masif yang terlanjur beredar luas melalui media sosial. Pada akhirnya memicu terjadinya kerusuhan anarkis di sejumlah daerah di Papua dan Papua Barat seperti Manokwari, Sorong, Timika dan Jayapura. Menyikapi hal ini, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemkominfo) mengambil kebijakan perlambatan (throttling) yang dilanjutkan pembatasan akses (blocking) internet di wilayah Papua dan Papua Barat dengan harapan kericuhan tidak semakin meluas. Meski di satu sisi, upaya pemerintah ini mendapatkan reaksi keras dari sejumlah pihak yang menilai pembatasan akses internet sebagai bentuk pelanggaran terhadap hak asasi manusia, hak digital dan kebebasan berpendapat seperti yang diatur oleh konstitusi. Di sisi lain, kasus rasis tersebut merupakan isu yang sangat sensitif terlebih lagi dihadapkan pada masyarakat yang mudah terprovokasi oleh sejumlah hoax yang beredar termasuk mahasiswa sebagai kaum intelektual. Oleh karena itu, sikap kritis mahasiswa terhadap hoax kasus-kasus sensitif seperti kasus rasis mutlak diperlukan. Begitu pun halnya mahasiswa Papua yang merupakan sumber daya manusia intelektual yang bermartabat dan merupakan aset bangsa yang bisa diandalkan menjadi mitra pemerintah dalam mencerdaskan masyarakat. Sikap kritis mereka menjadi salah satu kunci yang mampu mengubah cara pandang yang negatif dan curiga menjadi positif dan meyakinkan. Oleh karena itu posisi tawar mahasiswa sangat urgent dan menentukan kemajuan masa depan masyarakat di Papua khususnya dan negara pada umumnya. Guna mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif yang akan mewawancarai secara mendalam mahasiswa Papua di Jakarta dan Kota Jayapura. Informan tersebut ditentukan secara purposif berdasarkan kriteria tertentu dan diperoleh melalui teknik snowball sampling. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis menggunakan model interaktif Miles and Huberman yang dimulai dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan yang diharapkan dari penelitian ini adalah mengetahui sikap kritis mahasiswa terhadap berita kasus rasis di asrama mahasiswa Papua di Surabaya dan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap pembetukan sikap kritis tersebut. Informasi tersebut digunakan sebagai database dalam menentukan kebijakan pengelolaan media dan peningkatan literasi digital di Indonesia serta perlindungan HAM dan Hukum. Kata kunci: Sikap Kritis, Mahasiswa, Berita, Kasus Rasis

Item Type: Article
Subjects: LANGUAGE AND LITERATURE > Philology. Linguistics > Communication. Mass media
Depositing User: Ms Mentari Simanjuntak
Date Deposited: 27 Aug 2020 08:41
Last Modified: 27 Aug 2020 08:41
URI: http://repository.uki.ac.id/id/eprint/2198

Actions (login required)

View Item View Item