Dewa, Warma (2026) Analisis Dampak Tambang Liar Batu Kapur Terhadap Bangunan Rumah Tinggal Dan Kualitas Air Bersih Di Wilayah Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor. S2 thesis, Universitas Kristen Indonesia.
|
Text (Halaman_judul_daftar_isi_daftar_gambar_daftar_tabel_abstrak)
Hal-Abstrak.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (2MB) |
|
|
Text (BAB_I)
BABI.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (335kB) |
|
|
Text (BAB_II)
BABII.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (1MB) |
|
|
Text (BAB_III)
BABIII.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (202kB) |
|
|
Text (BAB_IV)
BABIV.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (913kB) |
|
|
Text (BAB_V)
BABV.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (106kB) |
|
|
Text (Daftar_Pustaka)
DaftarPustaka.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (200kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (825kB) |
Abstract
Aktivitas tambang liar batu kapur kini telah menjadi salah satu isu lingkungan yang cukup signifikan di wilayah Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Aktivitas penambangan tanpa izin ini dilakukan tanpa mempertimbangkan analisis dampak lingkungan (AMDAL), sehingga menimbulkan berbagai persoalan, termasuk timbulnya kerusakan pada bangunan rumah tinggal akibat getaran dari alat berat dan bahan peledak, dan juga debu kapur yang dihasilkan dari tambang turut berkontribusi terhadap polusi udara, sementara air tanah di sekitar lokasi tambang tercemar oleh limbah kapur dan material lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apa saja dampak yang terjadi akibat aktivitas tambang liar terhadap kerusakan pada bangunan rumah tinggal dan juga kualitas lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif dengan survei lapangan dan wawancara dengan masyarakat yang terdampak, dan dilengkapi dengan analisis data sekunder. Temuan menunjukkan bahwa lebih dari 65% rumah tinggal yang berada di radius kurang dari dua kilometer dari tambang, mayoritas mengalami kerusakan struktural. Kualitas air di wilayah tersebut juga sangat terdampak oleh adanya aktivitas tambang liar tersebut. Selain itu, gangguan kesehatan seperti gangguan pernapasan dan iritasi kulit mulai dirasakan oleh warga sekitar akibat paparan debu kapur yang terus-menerus. Aktivitas tambang liar ini tidak hanya berdampak pada aspek fisik lingkungan, tetapi juga berdampak sosial-ekonomi bagi masyarakat, termasuk menurunnya kenyamanan tinggal dan potensi penurunan nilai properti. Hasil penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan regulasi tambang, program pemberdayaan masyarakat, dan dilakukan restorasi lingkungan secara berkelanjutan. Penelitian ini nantinya diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan guna mengatasi dampak tambang liar sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan di Kecamatan Klapanunggal serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang terdampak. Kata Kunci: Tambang liar, batu kapur, kualitas lingkungan, kerusakan bangunan, Amdal. / Illegal limestone mining activities have become a significant environmental issue in the Klapanunggal District, Bogor Regency. These unlicensed mining operations are carried out without considering Environmental Impact Assessments (AMDAL), leading to various problems, including damage to residential buildings due to vibrations from heavy machinery and explosives. Additionally, limestone dust generated by the mining contributes to air pollution, while groundwater near the mining sites is contaminated by limestone waste and other materials. This study aims to analyze the impacts of illegal mining activities on the damage to residential structures and the overall environmental quality. The research uses a qualitative approach through field surveys and in-depth interviews with affected communities, supported by secondary data analysis. Findings show that more than 65% of residential buildings located within a two-kilometer radius of the mining sites have experienced structural damage. The water quality in the area is also severely affected by the mining activities. Moreover, health problems such as respiratory issues and skin irritations are increasingly reported by residents exposed to constant limestone dust. Illegal mining not only affects the physical environment but also has socioeconomic consequences for the community, including reduced residential comfort and declining property values. This research recommends strengthening mining regulations, implementing community empowerment programs, and carrying out sustainable environmental restoration. The findings are expected to serve as a foundation for policymaking to mitigate the impacts of illegal mining while promoting environmental sustainability in Klapanunggal District and improving the quality of life for affected residents. Keywords: Illegal mining, limestone, environmental quality, building damage, Amdal.
| Item Type: | Thesis (S2) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | FINE ARTS > Architecture > Study and teaching. Research | ||||||||||||
| Divisions: | PROGRAM PASCASARJANA > Magister Arsitektur | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr Warma Dewa | ||||||||||||
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 07:40 | ||||||||||||
| Last Modified: | 30 Jan 2026 07:40 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uki.ac.id/id/eprint/21492 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
