ANALISIS PELAFALAN MAHASISWA DALAM MELAFALKAN IRREGULAR VERBS BAHASA INGGRIS

Tambunsaribu, Gunawan (2019) ANALISIS PELAFALAN MAHASISWA DALAM MELAFALKAN IRREGULAR VERBS BAHASA INGGRIS. Journal of Language a nd Literature, 7 (2). pp. 99-112. ISSN 2502 3462

[img] Text
ANALISISPELAFALANMAHASISWA.pdf

Download (570kB)
[img] Text (Reviewer)
AnalisisPelafalanReviewer.pdf

Download (882kB)
[img] Text (Hasil Cek Turnitin)
ANALISISPELAFALANMAHASISWADALAMMELAFALKANIRREGULARVERBSBAHASAINGGRIS.pdf

Download (2MB)
Official URL: https://ejournal.gunadarma.ac.id/index.php/sastra/...

Abstract

Sebagian masalah yang dihadapai para mahasiswa dalam mempelajari bahasa Inggris adalah masalah pelafalan. Penulis melakukan penelitian ini untuk mengetahui jenis kesulitan yang dialami mahasiswa dalam melafalkan kata kerja bahasa Inggris yang tidak beraturan (irregular verbs) dan faktor-faktor yang mempengaruhi kesalahan pelafalan tersebut. Jenis penelitian ini adalah studi empiris dengan metode kualitatif. Data primer dalam penelitian ini adalah partisipan yang melakukan pelafalan yang hasilnya akan direkam. Para responden ini, sebanyak dua puluh dan dipilih secara acak, sudah belajar bahasa Inggris selama lebih dari 12 tahun. Pemilihan responden dilakukan oleh peneliti secara acak. Peneliti mendapatkan data dengan cara merekam bunyi pelafalan dan hasil interview dari para respondent. Kesulitan yang dialami mahasiswa dalam melafalkan irregular verbs adalah sebagai berikut: a) melafalkan kata-kata yang mengandung huruf yang tidak berbunyi (silent letters); b) melafalkan huruf vokal yang bunyinya tidak konsisten; c) melafalkan huruf konsonan letup; d) melafalkan kata kerja yang hurufnya sama tetapi bunyi berbeda. Faktor yang mempengaruhi mahasiswa masih sulit melafalkan irregular verbs adalah karena: a) perbedaan system bunyi antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris; b) inkonsistensi beberapa bunyi dalam bahasa Inggris; c) gangguan dari dialek daerah para siswa; dan karena d) bahasa Inggris memiliki silent letters sedangkan bahasa Indonesia tidak memilikinya. Terdapat lima kata kerja yang paling banyak salah dilafalkan oleh para responden yakni kata thought, caught, fought, bought, dan brought. Kelima kata kerja tersebut mengandung bunyi silent ‘gh’. Dengan ditemukannya jenis kesulitan dan faktor permasalahan pelafalan ini, para pengajar bahasa Inggris diharapkan dapat mengembangkan dan memperbaiki metode pengajaran khususnya dalam pengajaran mata kuliah pronunciation dan speaking.

Item Type: Article
Subjects: LANGUAGE AND LITERATURE
Depositing User: Edi Wibowo
Date Deposited: 24 Aug 2020 05:58
Last Modified: 24 Aug 2020 05:58
URI: http://repository.uki.ac.id/id/eprint/2105

Actions (login required)

View Item View Item