Evaluasi Koridor Transit Ditinjau dari Komponen Safety dan Security (Studi Kasus: Jalur Pedestrian Jalan Kendal di Kawasan TOD Dukuh Atas)

Prabandani, Dearesti Ozadita and Eni, Sri Pare and Sudarwani, Margareta Maria (2024) Evaluasi Koridor Transit Ditinjau dari Komponen Safety dan Security (Studi Kasus: Jalur Pedestrian Jalan Kendal di Kawasan TOD Dukuh Atas). Journal of Architectural Design and Development (JAD), 5 (1). pp. 11-17. ISSN 2745-8784

[img] Text
EvaluasiKoridorTransit.pdf

Download (725kB)
Official URL: https://journal.uib.ac.id/index.php/jad/index

Abstract

Meningkatnya jumlah pertumbuhan penduduk di kota-kota besar khususnya di Jakarta disebabkan oleh salah satu faktor yaitu urbanisasi. Urbanisasi adalah proses perpindahan penduduk dari daerah pedesaan ke daerah perkotaan yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti mencari pekerjaan yang lebih baik, gaya hidup modern, dan kemudahan akses ke layanan publik. Peningkatan jumlah penduduk di kota besar menimbulkan masalah pada perkotaan, seperti bertambahnya polusi udara karena meningkatnya penggunaan kendaraan bermotor. Transit Oriented Development (TOD) atau yang dalam bahasa Indonesia disebut juga dengan Kawasan Berorientasi Transit, merupakan upaya pemerintah untuk mengatasi masalah tersebut dengan fokus pengembangan kawasan yang berbasis pada human centered dan integrasi antarmoda. Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi koridor transit di Kawasan TOD Dukuh Atas ditinjau dari komponen safety & security pada pedestrian Jalan Kendal dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan literatur review. Berdasarkan analisis dari hasil penelitian tersebut ditemukan bahwa koridor Jalan Kendal belum sepenuhnya memenuhi syarat pada aspek keamanan pedestrian dan jalan tersebut belum dapat di katagorikan sebagai koridor yang ramah untuk pejalan kaki walaupun letaknya berada di kawasan TOD. Maka dari itu, perlu adanya perhatian serta perbaikan pada aspek sirkulasi, penerangan jalan, penyebrangan dan kelengkapan perabot jalan seperti tempat sampah, tempat duduk, vegetasi, bollard dan lain-lain. Kata Kunci: Transit Oriented Development (TOD); jalur pedestrian; safety & security. / The increasing population growth in major cities especially in Jakarta is attributed to urbanization, a process of rural-to-urban population migration driven by various factors such as the pursuit of better job opportunities, modern lifestyle, and improved access to public services. The rise in urban population poses challenges for cities, including increased air pollution due to higher motor vehicle usage. Transit Oriented Development (TOD), an approach also known as Kawasan Berorientasi Transit in Indonesian, is a government initiative aimed at addressing these issues by focusing on the development of human-centered and multimodal integration-based areas. Therefore, this research is conducted to evaluate the Transit Corridor in the TOD area of Dukuh Atas specifically examining the safety & security components of the Kendal Road pedestrian using a qualitative descriptive method with a literature review approach. Based on the analysis of the research findings, it is evident that the Kendal Road corridor does not fully meet the requirements in terms of pedestrian safety, and it cannot be categorized as a pedestrian-friendly corridor, despite its location in a TOD area. Hence, there is a need for attention and improvement in circulation aspects, street lighting, pedestrian crossings, and the provision of street furniture such as garbage bins, seating, vegetation, bollards, etc. Keyword: Transit Oriented Development (TOD); pedestrian path; safety & security

Item Type: Article
Subjects: TECHNOLOGY
Depositing User: Mr Sahat Maruli Tua Sinaga
Date Deposited: 22 Jul 2024 07:21
Last Modified: 22 Jul 2024 07:21
URI: http://repository.uki.ac.id/id/eprint/15152

Actions (login required)

View Item View Item