DISKUSI MENGENAI INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA PROVINSI NTT KHUSUSNYA DI WILAYAH PERBATASAN DENGAN NEGARA TIMOR LESTE

Kennedy, Posma Sariguna Johnson and Tobing, Suzanna Josephine L. and Mon, Petrus Suwardi and Tampubolon, Emma (2020) DISKUSI MENGENAI INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA PROVINSI NTT KHUSUSNYA DI WILAYAH PERBATASAN DENGAN NEGARA TIMOR LESTE. IKRAITH-ABDIMAS, 3 (1). pp. 50-59. ISSN 2654 7546

[img]
Preview
Text
2020_UPI-YAI_Abdimas_Sinta6.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Reviewer)
Reviewer DISKUSI MENGENAI INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) adalah pengukuran terhadap berbagai variabel, seperti perbandingan harapan hidup, melek huruf, pendidikan, dan standar kehidupan yang layak. IPM digunakan untuk mengklasifikasikan apakah suatu negara/daerah adalah negara maju, negara berkembang, atau negara terbelakang, dan juga untuk mengukur pengaruh kebijakan ekonomi terhadap kualitas manusia. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melakukan pendalaman masalah rendahnya IPM di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan melakukan kegiatan diskusi bersama secara berkolaborasi dengan dosen-dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kristen Indonesia dan Fakultas Ekonomi, Bisnis dan Ilmu Sosial Universitas Matana. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan menjelang penelitian lapangan di perbatasan Provinsi NTT dengan negara Timor Leste. Diskusi dilanjutkan dengan melibatkan para mahasiswa yang berasal dari daerah-daerah di NTT. Hasil kegiatan merangkum berbagai pendapat dari dosen-dosen dan mahasiswa kelahiran NTT yang mengalami langsung kesejahteraan daerahnya sehingga dapat memberi masukan mengenai permasalahan peningkatan IPM secara nyata. Nilai IPM NTT menempati urutan ketiga terendah secara nasional setelah Papua dan Papua Barat. Pertumbuhan IPM NTT juga hanya 0,73% lebih rendah dari yang nasional yaitu 0,91%. Rendahnya IPM terutama disebabkan oleh indikator pengeluaran per kapita yang hanya 7,12 juta dan merupakan pengeluaran per kapita terendah di Indonesia. Peringkat pendidikan rata-rata di NTT adalah yang terendah keempat di Indonesia, dan usia harapan hidup juga yang terendah keenam dibandingkan provinsi lain.

Item Type: Article
Subjects: GENERAL WORKS > Indexes
Depositing User: Edi Wibowo
Date Deposited: 26 Mar 2020 12:31
Last Modified: 26 Mar 2020 12:31
URI: http://repository.uki.ac.id/id/eprint/1473

Actions (login required)

View Item View Item