Tinjauan Yuridis Terhadap Penguasaan Tanah Eigendom Verponding Setelah Berlakunya Undang-Undang Pokok Agraria

Pasaribu, Esther Naomi (2019) Tinjauan Yuridis Terhadap Penguasaan Tanah Eigendom Verponding Setelah Berlakunya Undang-Undang Pokok Agraria. S1 thesis, Universitas Kristen Indonesia.

[img]
Preview
Text
Hal_Judul_Abstrak_Daftar_isi.pdf

Download (546kB) | Preview
[img] Text
BAB_I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (248kB)
[img] Text
BAB_II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (477kB)
[img] Text
BAB_III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (242kB)
[img] Text
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (160kB)
[img] Text
BAB_V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (111kB)
[img]
Preview
Text
Daftar_Pustaka.pdf

Download (228kB) | Preview

Abstract

Pada zaman ini masih banyak masyarakat yang memilik tanah eigendom, seharusnya tanah tersebut sudah tidak lagi menjadi tanah eigendom setelah adanya Undang-Undang Pokok Agraria. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui akibat hukum penguasaan Eigendom Verponding dan untuk mengetahui cara peningkatan tanah Eigendom Verponding setelah adanya Undang-Undang Pokok Agraria. Penulisan skripsi ini didasarkan pada suatu peninjauan hukum dengan menggunakan pendekatan yuridis normative. Dalam peninjauan hukum normative, bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer meliputi Undang-Undang dan peraturan-peraturan terkait. Sedangkan bahan hukum sekunder adalah yang diperoleh melalui buku-buku literature terkait dengan doktrin atau ajaran para ahli hukum. Dari penulisan skripsi yang dilakukan, penulis mendapatkan hasil peninjauan sebagai berikut: (1) Akibat dari penguasaan tanah Eigendom Verponding yang tidak dikonveriskan adalah hilangnya hak kepemilikan terhadap tanah tersebut atau beralihnya tanah tersebut menjadi milik negara. (2) Eigendom Verponding setelah adanya UUPA dapat ditingkatkan menjadi hak milik dengan melakukan permohonan hak baru seperti yang tertulis dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah. Kata Kunci : Eigendom Verponding, Penguasaan These days, there are a large number of people who are in possession of Eigendom land even though this land should be no longer considered as Eigendom land after the implementation of Agrarian Basic Law. The aims of this undergraduate thesis are to determine the legal consequences of Eigendom Verponding's possession and to find out how to increase the possession value of Eigendom Verponding land after the implementation of the Agrarian Basic Law. The thesis research is based on a legal research utilizing a normative juridical approach. In a normative legal research, primary legal materials that include relevant laws and regulations are used as the legal materials. Moreover,the secondary legal materials are obtained through literature references that are related to the doctrines or teachings of legal experts. The research of this thesis yields the following findings: (1) The result of unconverted Eigendom Verponding land is the loss of the ownership rights to the land and the possibility of the land being acquired by the state. (2) Once the Agrarian Basic Law comes into practice, the owner of Eigendom Verponding may apply for personal property rights of the land by requesting it according to Government Regulation Number 24 of 1997 concerning Land Registration.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: LAW > Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > Comparative law. International uniform law > Private law
AGRICULTURE > Agriculture (General)
Divisions: FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum
Depositing User: Mr Alexander Jeremia
Date Deposited: 21 Feb 2020 07:24
Last Modified: 21 Feb 2020 07:24
URI: http://repository.uki.ac.id/id/eprint/1249

Actions (login required)

View Item View Item